Pengalaman Mengelilingi Kawah Utama Gunung Tangkubanparahu

Seorang mahasiswa Universitas Atmajaya Yogyakarta, Eri Yunanto (21), yang sedang mendaki puncak Gunung Merapi, Sabtu (16/5/2015), terpeleset dan jatuh ke dalam kawah sedalam lebih 150 meter. Demikian teras berita dari berita yang berjudul “Mahasiswa Jatuh ke Kawah” yang dilaporkan Pikiran Rakyat edisi Senin, 18 Mei 2015, halaman 7.

Dalam kesempatan kali ini, saya tidak akan membahas berita tentang “kawah gunung” tersebut. Saya akan bercerita tentang pengalaman saya mengelilingi Gunung Tangkubanparahu. Tentu saja, cerita ini bukan untuk membandingkan antara Gunung Merapi dan Gunung Tangkubanparahu karena karakteristik kedua gunung ini (mungkin) berbeda. Selain itu, ini pun memang cerita lama.

Saat itu, saya bersama ketiga rekan saya berupaya untuk mengelilingi kawah utama Gunung Tangkubanparahu. Hal ini jarang dilakukan orang. Harap maklum, tidak semua orang “rajin” melakukannya. “Ah ngapain. Jauh,” begitulah kira-kira. Begitu pun dengan saya. Itu merupakan pengalaman sekali-kalinya saya. Meskipun sudah beberapa kali mengunjungi Gunung Tangkubanparahu, jarang ada orang yang ingin berkesempatan untuk mengelilingi kawah utama Gunung Tangkubanparahu.

Saya masih ingat, orang-orang yang mengelilingi kawah utama Gunung Tangkubanparahu terhitung jarang. Bisa dihitung dengan jari. Namun, satu-satunya pengalaman saya saat itu, ada juga penjual air mineral he he he.

Singkat kata, saya berupaya untuk mendaki puncak tertinggi Gunung Tangkubanparahu. Disebut puncak tertinggi yaitu seandainya anda melihat dinding kawah utama Gunung Tangkubanparahu.

Ketika di atas puncak tertinggi Gunung Tangkubanparahu itu, entahlah, saya melihat ke arah bawah. Tampaknya itu kawah utama Gunung Tangkubanparahu. Sayang, saya tak bisa melihat ke bawah terlalu jauh. Soalnya, terhalang kabut.

Nah, maksud saya menceritakan pengalaman ini, saya ingin menyampaikan kesan (negatif) saya yaitu bagaimana kalau tanah yang saya injak itu longsor. Bukan mustahil, saya terperosok ke bawah. Namun, alhamdulillah, saya selamat sejahtera ketika mengelilingi kawah utama Gunung Tangkubanparahu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: